Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tiga Petinggi Mundur, Unilever Pastikan Operasional Tak Terganggu

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengunduran diri tiga petinggi PT Unilever Indonesia (Tbk) secara mendadak dipastikan tidak akan berdampak signifikan pada operasional perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Direktur dan Sekretaris Perusahaan Nurdiana Darus dalam surat kepada OJK tertanggal 24 November, dikutip Senin (27/11), dengan mengatakan kondisi keuangan perusahaan diyakini juga akan tetap terjaga.

"Tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan," ujar Nurdiana.


Pernyataan itu dikeluarkan Unilever setelah tiga direktur perseroannya mengundurkan diri dengan alasan pribadi dalam waktu berdekatan, termasuk direktur utama, Ira Noviarti yang hengkang dari perusahaan itu pada 24 Oktober lalu.

Kemudian pengunduran diri itu disusul oleh dua direktur lain yaitu Shiv Sahgal dan Sandeep Kohli, yang mengumumkan mundur pada Kamis (23/11).

"Pengunduran diri Bapak Shiv Sahgal dan Bapak Sandeep Kohli dari posisi masing-masing selaku direktur perseroan sehubungan dengan alasan pribadi," kata Nurdiana.

Nurdiana menjelaskan, pengunduran diri tersebut akan segera ditindak lanjuti dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2023 mendatang.

Selama beberapa pekan terakhir ini, Unilever diketahui menjadi salah satu yang terdampak dari gerakan boikot produk pro-Israel, yang menyebabkan lesunya kinerja keuangan perusahaan yang sudah tertekan.

Harga saham emiten berkode UNVR itu pun terpantau terus mengalami tren penurunan. Per Jumat lalu, saham perusahaan ditutup di level Rp3.530. Padahal, pada awal tahun, saham itu sebelumnya masih bertengger di angka Rp4.620.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya