Berita

Prabowo Subianto didampingi Gibran Rakabuming Raka, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), di Grand Sahid Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (27/11)/RMOL

Politik

Komitmen Jalankan Aturan Pemilu, Prabowo: Kami Hanya Ingin Dengar Suara Rakyat

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komitmen menjalankan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 tanpa kecurangan disampaikan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Prabowo didampingi cawapres Gibran Rakabuming Raka, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), di Grand Sahid Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

"Komitmen kami, akan menjalankan segala ketentuan dengan sebaik-baiknya," ujar Prabowo di hadapan pimpinan Bawaslu RI, KPU RI, dan 18 pimpinan partai politik nasional, serta ratusan Jaksa dan Penyidik Polri yang bertugas dalam Sentra Gakkumdu.


Dia menegaskan, lembaga-lembaga penyelenggara pemilu baik Bawaslu maupun KPU juga akan menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas.

"Penyelenggara pemilu akan melaksanakan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya, menyelenggarakan pemilu yang bersih, jujur, adil tanpa kecurangan apapun," ucapnya menegaskan.

Menurutnya, demokrasi sebagai sistem politik yang diterapkan Indonesia merupakan yang terbaik, dan akan menjamin kelangsungan hidup negara yang modern.

"Wujud dari demokrasi adalah pemilihan umum, dan seluruh rakyat Indonesia mendambakan dan menuntut penyelenggaraan pemilu yang bersih yang transparan tanpa kecurangan apapun," katanya.

Maka dari itu, Prabowo yang kini menjabat Menteri Pertahanan, meyakini seluruh penyelenggara pemilu dan termasuk aparat penegak hukum bertanggung jawab dalam tugasnya dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 dengan sebaik-baiknya.

Sebab, dia hanya menginginkan satu hal dalam prosesi demokrasi yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024, yakni memastikan hasilnya merupakan hasil legitimasi dari rakyat Indonesia.

"Kami hanya ingin suara rakyat yang didengar, suara rakyat yang menentukan, suara rakyat yang menang," demikian Prabowo menambahkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya