Berita

Ketua Asosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny (tengah)/Ist

Bisnis

Pelaku UMKM Sambut Baik Wacana Pemutihan Kredit Macet

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 05:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menyambut baik rencana pemutihan untuk pembayaran kredit macet. Pasalnya, hal itu menjadi mandat dari UU No. 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UUP2SK).

“Pada Pasal 250 dan Pasal 251 UU P2SK mengatur penghapusbukuan kredit macet kepada UMKM untuk mendukung kelancaran pemberian akses pembiayaan kepada UMKM,” kata Ketua Asosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny dalam keterangannya, Minggu (26/11).

Sambung dia, kalau memang benar rencana penghapusan tagih kredit macet ini dijalankan sesuai amanat UU P2SK, maka pihaknya menyambut dengan suka cita.


“Saya menyambut gembira dan mendukung sekali. Karena salah satu kendala untuk mendapatkan akses pinjaman melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat) salah satunya disebabkan tidak lolos SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan). Ini akan menjadi angin segar atau nafas baru bagi UMKM untuk bangkit meneruskan dan mengembangkan usahanya lagi,” ungkap Rinny akrab disapa.

Jadi dengan adanya penghapusan kredit macet UMKM, dia berharap UMKM dapat segera bangkit dari dampak pandemi. Para pelaku UMKM juga bisa mengajukan KUR lagi ke perbankan.

“Saya sangat berharap rencana ini tidak hanya wacana saja, apalagi menurut Pak Teten bahwa Bank Himbara juga mendukung melaksanakan penghapustagihan kredit macet UMKM,” jelasnya.

Menurut dia, tinggal dibutuhkan persamaan persepsi dari stakeholder terkait seperti Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, BI, OJK dan aparat penegak hukum untuk mengusulkan regulasi berupa Peraturan Presiden.

“Semestinya program bagus seharusnya segera dieksekusi, tetapi tidak juga dilakukan, Jadi jangan sampai hal begini dieksekusinya mendekati pilpres, supaya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik,” tegas Rinny.

Masih kata dia, terdapat banyak faktor yang menghambat kemajuan UMKM. Salah satunya kondisi perekonomian nasional yang ditandai dengan naiknya harga.

“UMKM yang akan mengajukan (KUR) sudah terbelit masalah pinjaman di tempat lain, ditambah krisis global dan kenaikan harga dimana-mana sehingga mengajukan KUR tidak menjadi skala prioritas dengan alasan lain beberapa UMKM yang telah menerima bantuan program pemerintah tidak bisa mengakses KUR,” pungkas dia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya