Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Ist

Politik

Hasil Kajian Kang Tamil: Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud Lolos Putaran Dua

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 10:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dilihat dari berbagai pandangan, tidak ada pasangan capres-cawapres yang mampu memenangkan kontestasi Pilpres 2024 dengan satu putaran.

Begitu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/11).

Kang Tamil mengaku telah melakukan kajian kualitatif dengan berbagai metode penelitian, yakni dilihat dari pernyataan para capres di ruang publik, pandangan masyarakat, pandangan pendukung, pola para buzzer masing-masing capres di media sosial, serta persepsi masyarakat terhadap capres dari penetrasi pola kampanye yang dilakukan.


"Nah kajian saya, berat untuk pilpres ini bisa berhasil di satu putaran. Artinya apa, tidak ada satu capres pun yang memiliki kekuatan dorong menang yang begitu besar sehingga sangat mendominasi dari capres lainnya, saya ndak melihat itu," kata Kang Tamil.

Kang Tamil mengatakan, dalam kajiannya, Pilpres 2024 nanti tetap akan terjadi dua putaran, meskipun pemenang di putaran pertama adalah pasangan capres-cawapres nomor urut dua, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kajian saya itu menghasilkan Pak Prabowo ini mentok di 38 persen. Lalu disusul oleh Ganjar yang mentok di kira-kira 32 persen. Dan pasangan Anies-Cak Imin itu hanya berada di kisaran 24 persen. Margin of error dalam penelitian kualitatif ini itu kurang lebih 3 persen," jelas Kang Tamil.

Sehingga, kata Kang Tamil, dengan kajiannya itu, dapat dilihat tidak ada capres-cawapres yang bisa menang mutlak di satu putaran.

"Karena apa, karena persepsi masyarakat terhadap mereka ini punya plus dan punya minus. Besaran plus minusnya itu kita bisa lihat seimbang. Sehingga daya dorong untuk menang satu putarannya itu tidak ada," pungkas Kang Tamil.




Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya