Berita

Unilever/Net

Bisnis

Susul Dirut, Dua Bos Unilever Indonesia Kompak Resign

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dua petinggi Unilever Indonesia, Tbk. kompak mengundurkan diri dari jabatannya, menyusul pengunduran diri direktur utama, Ira Noviarti yang sudah lebih dulu resign pada akhir Oktober lalu.

Berdasarkan pernyataan dari perusahaan tersebut, dua petinggi atas nama Shiv Sahgai dan Sandeep Kohli dipastikan telah mengundurkan diri dari posisi direktur Unilever pada Kamis (23/11).

"Pengunduran diri Bapak Shiv Sahgal dan Bapak Sandeep Kohli dari posisi masing-masing selaku direktur perseroan sehubungan dengan alasan pribadi, yang akan berlaku efektif sejak disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Nurdiana Darus dalam surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dikutip Sabtu (26/11).


Nurdiana menjelaskan, pengunduran diri tersebut akan segera ditindak lanjut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2023 mendatang.

Belum diketahui apa alasan pribadi yang membuat dua bos Unilver itu mengundurkan diri dari jabatannya. Akan tetapi, seperti diketahui selama beberapa pekan terakhir ini, perusahaan itu menjadi salah satu yang terdampak dari gerakan boikot produk pro-Israel.

Harga saham emiten berkode UNVR itu terpantau terus mengalami tren penurunan.

Supervisor Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi menyebut tren penurunan saham Unilever Indonesia terjadi sejak awal 2023, dengan laba yang dihasilkan perusahaan selalu negatif, khususnya sejak aksi boikot yang dilakukan masyarakat.

"Betul (aksi boikot juga berdampak ke performa UNVR). Saya melihat investor langsung bereaksi atas respons boikot tersebut," jelasnya.

Ia meramal aksi boikot akan berdampak negatif terhadap penjualan produk-produk Unilever Indonesia, karena investor diprediksi akan lari berbondong-bondong meninggalkan UNVR.

Meski demikian, Nurdiana menegaskan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Unilever Indonesia, setelah kepergian tiga dirut perusahaan tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya