Berita

Bentrok massa di Bitung, Sulawesi Utara/Repro

Nusantara

Kecam Penyerangan Massa Bela Palestina di Bitung, TPUA Lampung: Ini Gerakan Pengacau Keamanan

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 04:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Lampung, mengecam peristiwa penyerangan yang dilakukan massa yang mengatasnamakan Pasukan Manguni Makasiouw terhadap massa Aksi Bela Palestina di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (25/11).

Kejadian bermula saat massa aksi Bela Palestina sekitar pukul 13.00 WIT menyerukan kemerdekaan Palestina dan memprotes pembunuhan massal di Jalur Gaza.

Tiba-tiba gerombolan massa berpakaian safari dan adat bersenjata tajam berupa pedang, menyerang massa Aksi Bela Palestina.


Aksi damai berubah menjadi rusuh di hadapan personel kepolisian berseragam. Bahkan seorang bernama Anto menjadi korban penganiayaan hingga terluka parah dan saat ini dalam kondisi kritis akibat serangan massa yang mengatasnamakan Pasukan Manguni Makasiouw.

Tak hanya itu, satu unit mobil ambulans juga dirusak. Kaca-kacanya dipecahkan dan kendaraannya dijungkirbalikan. Bendera Tauhid dan Bendera Palestina dirobek dan dibakar.

"Ini tidak bisa dibiarkan di alam demokrasi. Para pelaku sudah bisa dimasukkan dalam kelompok gerakan pengacau keamanan," tegas Ketua TPUA Lampung, Gunawan Pharrikesit, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (25/11).

Dia juga menyayangkan pihak kepolisian terkesan tidak memberikan respons pro-aktif, padahal hal itu terjadi di hadapan para personel kepolisian yang ada di tempat kejadian perkara.

Lebih lanjut Gunawan Pharrikesit menyatakan protes terhadap Kapolri dan menuntut agar persoalan ini diusut tuntas. Selain para pelakunya, dalangnya juga harus diidentifikasi dan ditangkap.

"Ini sudah sangat mengganggu ketertiban dan tidak mencerminkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesaia. Kuat dugaan ini ada yang mendalangi," papar advokat yang akhir-akhir ini memenangkan kasus Perkara Tata Usaha Negara (TUN), perdata, dan pidana ini.

Gunawan Pharrikesit yang menjadi koordinator lapangan Masyarakat Lampung dukung kemerdekaan Palestina pada Reuni 212, di Jakarta, Sabtu 2 Desember 2023, mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan peristiwa memilukan ini.

"Kami dari Lampung bersikap keras dan akan menyampaikan petisi mengutuk serta mengusut siapa dalang kerusuhan dan menangkap tanpa terkecuali para pelakunya," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya