Berita

Simpul relawan Ganjar Pranowo mengalihkan dukungan pada pada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024/Ist

Politik

Simpul Relawan Ganjar Beralih Dukung Prabowo-Gibran, Ingin Ekonomi Pancasila Terwujud

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 22:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harapan terwujudnya sistem ekonomi berasaskan Pancasila, menjadi alasan simpul relawan Ganjar Pranowo mengalihkan dukungan pada pada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Simpul relawan Ganjar yang mengalihkan dukungan itu, di antaranya Sahabat Ganjar, Ganjarist, GP Mania, hingga Srikandi Ganjar, yang menggelar deklarasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Koordinator sekaligus mantan Ketua Relawan GP Mania Sragen, Harnomo Pitu mengatakan, Prabowo-Gibran adalah figur pemimpin yang sangat kompeten untuk mewujudkan ekonomi Pancasila, seperti yang dia dan rekan-rekannya harapkan.


"Pak Prabowo dengan Mas Gibran menurut saya adalah pasangan yang mampu mengaplikasikan ekonomi Pancasila bila terpilih menjadi presiden dan wakil presiden," ujar Harnomo dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/11).

Dikatakan Harmono, paham ekonomi Pancasila memiliki prinsip-prinsip yang menekankan mewujudkan persatuan nasional. Tak hanya itu, ekonomi Pancasila juga mencakup ekonomi yang menjunjung tinggi kemanusiaan.

Lanjutnya, Prabowo-Gibran dalam visi dan misinya sudah menggambarkan konsep dari ekonomi Pancasila, yakni ekonomi yang egaliter dan kerakyatan, serta ekonomi yang berkeadilan sosial.

Maka dari itu, Harnomo menegaskan, Prabowo-Gibran adalah duet yang ideal untuk membawa Indonesia lebih kuat dengan prinsip ekonomi Pancasila.

"Saya yakin Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa membuat Indonesia semakin kuat dan berdaulat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya