Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Proton Hadirkan Aplikasi Penyimpanan Proton Drive untuk Mac

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 15:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pengguna Mac akhirnya bisa menikmati layanan penyimpanan cloud terenkripsi ujung ke ujung (E2EE) buatan Proton, empat bulan setelah aplikasi buatan Swiss itu diluncurkan di perangkat Windows.

Proton Drive pertama kali diluncurkan dalam versi web pada September tahun lalu, yang kemudian diikuti oleh aplikasi seluler pada bulan Desember dan Windows pada Juli 2023, dan kini di Mac. Ini berarti bahwa Proton Drive kini sepenuhnya bersifat lintas platform, dengan pengguna dapat menyinkronkan semuanya di semua perangkat yang mereka gunakan.

Didirikan sekitar sembilan tahun yang lalu, Proton awalnya berfokus pada aplikasi email alternatif Gmail yang disebut Proton Mail. Namun, perusahaan tersebut telah memperluas cakrawalanya ke dalam VPN, pengelola kata sandi, kalender, dan penyimpanan cloud.


Proton Drive merupakan bagian dari rencana besar Proton untuk menghadirkan produk alternatif Google yang aman dan berfokus pada privasi ke pasar. Atau, mungkin lebih tepatnya bagi sebagian besar pengguna Mac, alternatif dari iCloud milik Apple.

Tech Crunch melaporkan, Proton Drive menjanjikan enkripsi penuh untuk file dan folder secara default. Ini berbeda dengan Apple yang baru-baru ini memperkenalkan enkripsi ujung ke ujung untuk beberapa jenis data di iCloud, di mana mereka mengatakan enkripsi tersebut harus diaktifkan secara manual oleh pengguna.

Sementara Proton Drive mengatakan mereka menggunakan enkripsi penuh di semua data, termasuk metadata dan nama file yang diaktifkan secara default.

Proton Drive dikirimkan dengan penyimpanan 1GB gratis, dengan paket berbayar tambahan tersedia mulai dari 4 dolar AS perbulan untuk penyimpanan 200GB ditambah fitur tambahan seperti kemampuan untuk menyimpan file versi sebelumnya secara otomatis hingga 10 tahun.

Untuk saat ini, Proton Drive versi Mac hanya akan menyinkronkan file ke cloud yang disimpan di folder Proton Drive, namun Proton mengatakan itu berfungsi untuk mengaktifkan sinkronisasi untuk folder lokal mana pun.

Bagi para pengguna Linux, Proton sebelumnya telah mengindikasikan bahwa hal itu akan terjadi pada akhirnya , tetapi hal ini masih dalam peta jalan jangka panjang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya