Berita

Presiden Joko Widodo, saat berpidato dalam acara peringatan ulang tahun ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/11)/Rep

Politik

Jokowi Kaget Ternyata Guru Punya Tingkat Stress Tinggi

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengakuan mengejutkan disampaikan Presiden Joko Widodo terhadap kondisi guru di Indonesia. Dikatakan Presiden, guru ternyata memiliki tingkat stres yang tinggi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri acara peringatan ulang tahun ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/11).

"Saya baca di Rand Corporation tahun 2022, saya kaget juga setelah membaca bahwa tingkat stres guru itu lebih tinggi dari pekerjaan yang lain," kata Presiden Jokowi.


Presiden ketujuh RI yang sudah menjabat dua periode itu menjelaskan, dalam hasil kajian itu terdapat beberapa indikator teknis yang membuat tingkat stres guru tinggi.

"Karena perilaku siswa, perubahan kurikulum, dan ketiga perkembangan teknologi," ujar Jokowi.

Namun, mantan Walikota Solo itu meyakini hasil riset tersebut dikeluarkan lembaga riset internasional, sehingga tidak menggambarkan apa yang terjadi di Indonesia.

"Tapi saya lihat bapak/ibu semuanya yang dari PGRI ceria semuanya," demikian Jokowi mengutarakan disambut tepuk tangan.

Acara ulang tahun ke-78 PGRI tersebut dirangkai dengan perayaan Hari Guru Nasional, yang juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy; hingga Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya