Berita

Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo: Kita Tidak Ingin jadi Pasar Produk Jepang, Tapi jadi Mitra

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 13:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia tidak boleh lagi menjadi pasar dari produk-produk Jepang. Tetapi, Indonesia harus menjadi mitra dalam pengembangan usaha.

Begitu dikatakan calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto di acara Dialog Terbuka Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/11).

Prabowo menceritakan bagaimana Jepang bertanya soal pasar bebas yang diberlakukan Indonesia. Namun pasar bebas itu tidak berlaku untuk komoditas industri makro seperti nikel, timah, dan tembaga yang sebelumnya dijual murah.


Prabowo juga mengaku kesal dengan Jepang yang menolak Indonesia mengekspor pisang, di mana dia mendapatkan laporan tersebut dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

"Produk-produk Jepang masuk ke kita, Toyota, Honda, semua masuk ke kita. Tapi, kita ekspor pisang saja tidak boleh sama mereka," kata Prabowo.

Jika nanti terpilih menjadi presiden, Prabowo menegaskan tidak akan mau menjadikan Indonesia pasar bagi negara asing. Tapi, mampu menguasai pasar dunia, lantaran Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan menjadi incaran dunia.

Prabowo mengatakan akan meneruskan program hilirisasi Presiden Joko Widodo dan melarang ekspor bijih mentah nikel ke asing.

"Nanti, kita akan bikin mobil-mobil buatan Indonesia dari listrik. Maaf, saya hormat pada Jepang, tapi kita tidak mau jadi pasar anda, kita mau jadi mitra anda kita mau jadi sahabat Anda," demikian Prabowo.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya