Berita

ilustrasi/Net

Bisnis

Gara-gara Perang dengan Hamas, Pertumbuhan Ekonomi Israel Melambat

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 12:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perekonomian Israel diperkirakan akan melambat dengan pertumbuhan ditaksir hanya mencapai 2 persen di 2023 ini, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,7 persen.

Hal tersebut diumumkan Kementerian Keuangan Israel pada Kamis (23/11), dengan penurunan yang diyakini terjadi karena konflik bersenjata antara Israel dan Hamas.

Sementara, untuk proyeksi pertumbuhan di  2024, Kementerian Keuangan Israel memproyeksikan pertumbuhan hanya mencapai 1,6 persen, jika perang masih berlanjut hingga awal tahun tersebut.


Namun, terdapat kemungkinan pemulihan yang lebih cepat dengan pertumbuhan hingga 2,2 persen jika perang tersebut berakhir.

Sebelum pecahnya perang, Israel awalnya berencana untuk meningkatkan proyeksi pertumbuhan tahunannya menjadi 3,4 persen, tetapi dampak langsung perang telah mengakibatkan pemangkasan sebesar 1,4 point persentase, karena banyaknya sentimen publik terhadap Tel Aviv.

"Faktor utama yang membebani pertumbuhan adalah sentimen konsumen yang buruk yang kemungkinan besar akan berdampak pada belanja swasta yang datar, yang merupakan pendorong pertumbuhan utama Israel. Sementara ekspor diperkirakan akan turun 0,6 persen tahun ini,"  kata kementerian.

Perekonomian Israel pada 2022 diketahui telah bertumbuh sebesar 6,5 persen, namun situasi perang telah menciptakan bola api sendiri bagi ekonomi Tel Aviv.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya