Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat menyampaikan press briefing hasil pertemuan Para Menlu OKI di Inggris dan Prancis terkait situasi Gaza pada Kamis, 23 November 2023/Repro

Dunia

Galang Dukungan untuk Gaza, Menlu Retno dan Delegasi OKI Kunjungi Inggris dan Prancis

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 11:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah melakukan kunjungan ke China dan Rusia, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama dengan delegasi OKI melanjutkan perjalanan ke dua pemilik hak veto Dewan Keamanan PBB di Eropa, yakni Inggris dan Prancis.

Mengutip laporan Menlu Retno pada Jumat (24/11), para delegasi yang terdiri dari Menlu Saudi Arabia, Palestina, Jordan, Mesir, Nigeria, Turki, dan Sekjen Liga Arab tiba di ibu kota London dan Prancis pada tanggal 22 November 2023.

Di London, kata Menlu Retno, mereka melakukan pertemuan dengan Menlu Inggris David Cameron untuk menggalang dukungan terhadap penyelesaian konflik militer di Gaza.


Pada kesempatan itu, Menlu Retno kembali menyuarakan kecaman OKI terhadap alasan self-defense yang selalu digunakan Israel untuk menyerang objek sipil.

Kepada Menlu Cameron, Menlu Retno meminta Barat bergerak dan segera mengimplementasikan nilai-nilai HAM yang kerap mereka gaungkan di panggung internasional.

"Saya menyampaikan bahwa saatnya nilai-nilai yang sering diucapkan oleh negara-negara Barat mengenai penghormatan terhadap HAM dan hukum internasional juga diberlakukan untuk Palestina," ujarnya.

Sementara itu di Paris, Menlu Retno dan delegasi OKI melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menlu Prancis Catherine Colonna.

Dikatakan Menlu Retno, pihaknya melakukan diskusi yang sangat terbuka dengan Presiden Macron. Mereka menyambut baik ucapan Presiden Macon tentang penolakan mereka terhadap kebijakan standar ganda.

Dalam pertemuan itu, lanjut Retno, para delegasi OKI juga mendorong perlunya Resolusi DK PBB yang lebih kuat dan komprehensif, terutama mengenai masalah bantuan kemanusiaan, dan mereka berharap Perancis memberikan dukungan.

"Para Menlu mengharapkan agar Prancis menggunakan pengaruhnya terhadap negara lain untuk tidak terapkan double standard untuk kasus Palestina," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya