Berita

Penyerahan surat perintah DPP Golkar kepada Teguh Rusiana Merdeka/RMOLJabar

Politik

Ditunjuk Golkar Jadi Calon Bupati Cirebon, Teguh Rusiana Ditarget Menangkan Prabowo-Gibran

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 06:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka menjadi salah satu kader Golkar yang diberikan surat perintah dari Dewan Pimpinan Partai (DPP) Golkar untuk menjadi bakal calon Bupati Cirebon sekaligus mengamankan kemenangan di Pileg dan Pilpres 2024.

Berbekal surat dari DPP Partai Golkar itu, Teguh harus melipatgandakan suara pada Pileg di masing-masing daerah pemilihan (Dapil). Sesuai hasil Rakerda Golkar, Teguh ditarget 10 kursi DPRD dan memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 di Kabupaten Cirebon.

“Kami sudah mempersiapkan para caleg petahana dan caleg di bawah 40 tahun untuk menggaet suara pemilih pemula atau Generasi Z dan milenial agar meraih dua kursi di setiap Dapil di Kabupaten Cirebon,” kata Teguh dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (24/11).


Menurut Teguh, dengan terbitnya surat perintah dari DPP Golkar pada Selasa (21/11) tersebut, seperti Ridwan Kamil mendapatkan surat perintah tugas menjadi calon Gubernur dan calon Bupati, calon Walikota maupun wakilnya di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat harus menjalankan beberapa kebijakan untuk mengamankan pemenangan Partai Golkar.

“Kebetulan di Kabupaten Cirebon yang ditunjuk menjadi calon Bupati hanya ada satu nama, saya akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” kata Teguh.

Teguh mengaku optimis dengan tren positif, di mana dari banyak hasil survei, elektabilitas Partai Golkar terus naik.

“Kemarin dari hasil survai terbaru Partai Golkar menempati urutan kedua teratas. Kami sangat optimis jika Partai Golkar bisa meraih suara pemilih pemula dan milenial,” tutup Teguh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya