Berita

Peluncuran satelit mata-mata Korea Utara/Net

Dunia

Korut Batalkan Perjanjian Militer dengan Korsel, Siap Kerahkan Senjata di Perbatasan

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 16:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan Korea Utara dan Korea Selatan semakin memburuk. Pyongyang membatalkan perjanjian militer dengan Seoul, serta bersiap untuk mengerahkan pasukan dan senjata di perbatasan.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip KCNA pada Kamis (23/11), Kementerian Pertahanan Korea Utara mengatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah militer untuk mencegah ketegangan dan konflik militer di semua bidang, termasuk darat, laut, dan udara.

Termasuk dengan mengerahkan angkatan bersenjata yang lebih kuat dan perangkat keras militer tipe baru di wilayah sepanjang Garis Demarkasi Militer.


“Mulai sekarang, tentara kami tidak akan pernah terikat oleh Perjanjian Militer Utara-Selatan 19 September,” kata pernyataan itu.

Ketegangan hubungan antara dua Korea terjadi setelah Pyongyang mengumumkan keberhasilannya dalam meluncurkan satelit mata-mata pertama mereka ke orbit pada Selasa (21/11).

Reuters menyebut, para pejabat Korea Selatan mengatakan peluncuran terbaru kemungkinan besar melibatkan bantuan teknis Rusia.

Rusia dan Korea Utara menolak kesepakatan senjata namun menjanjikan kerja sama yang lebih mendalam, termasuk dalam bidang satelit.

Sebagai tanggapan, Korea Selatan pada Rabu (22/11) menangguhkan sebagian dari perjanjian antar-Korea sebagai tanggapan atas peluncuran Pyongyang.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya