Berita

Foto bersama para civitas akademika LSPR saat meluncurkan program studi S3 Ilmu Komunikasi dan Kepemimpinan di Jakarta pada Kamis, 23 November 2023/RMOL

Nusantara

LSPR Luncurkan Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi dan Kepemimpinan

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 13:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah 31 tahun berkiprah dan berkontribusi di bidang public relation (PR) Indonesia, London School of Public Relations (LSPR) akhirnya meluncurkan program doktoral (S3) Ilmu Komunikasi dan Kepemimpinan di Auditorium & Performance Hall Kampus LSPR Campus di Jakarta, Kamis (23/11).

Acara tersebut dihadiri oleh seratus tamu undangan yang terdiri dari civitas akademika LSPR, akademisi nasional dan internasional, serta jurnalis media.

Pendiri LSPR, Prita Kemal Ghani membuka acara peluncuran dengan memperkenalkan berbagai pencapaian luar biasa yang telah diraih pendidikan tinggi berstandar internasional tersebut selama lebih dari tiga dekade terakhir.


"LSPR berhasil mendirikan program S1 pada tahun 1999, kemudian program master (S2) pada 2002. Lebih dari 35.000 sarjana yang telah dihasilkan, 200 dosen pengajar dan 50 mitra universitas global," jelasnya.

Tahun ini, kata Prita, LSPR mendapatkan izin pembukaan program studi Doktor Ilmu Komunikasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 837/ E/O/ 2023.

"LSPR berhasil mendapat kepercayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi untuk menyelenggarakan pendidikan tingkat doktoral, setelah melewati berbagai tahapan yang ditentukan pemerintah," jelasnya.

Kepala Lembaga LL Dikti, Tonni Toharudin dalam sambutan virtualnya mendukung penuh komitmen LSPR dalam menciptakan sumber daya dengan mutu terbaik di bidang komunikasi.

"LSPR berkomitmen untuk menciptakan pada doktor yang tidak hanya memiliki pendalaman yang mendalam tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan di kehidupan nyata," kata Tonni.

Menurut Rektor LSPR Andre Ikhsano, pendirian program doktoral di LSPR merupakan bentuk kepercayaan pemerintah terhadap institusi pendidikan tersebut.

Dikatakan Andre, LSPR percaya diri untuk membuka program studi S3 sebagai bentuk implementasi dari komitmen LSPR untuk terus berkontribusi mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia.

"Kami percaya diri untuk menyelenggarakan program S3 kami. Harapannya bisa memberikan kontribusi bagi kami, LSPR dan negara kita. Kita punya cita-cita Indonesia emas. Izinkan kami berkontribusi di sektor pendidikan tinggi," ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Pascasarjana LSPR, Rino Februani Boer mengungkap keunggulan program S3 komunikasi di LSPR yang terletak pada strategi komunikasi berbasis kepemimpinan dan kehumasan dengan pendekatan "Scientific Approach".

Selain itu, kata Rino, S3 LSPR juga akan menjalankan program student mobility program, dimana para mahasiswa dapat melakukan studi banding ke program doktor di perguruan tinggi mitra LSPR seperti di Oxford (UK), Coventry (UK), atau Edith Cowan Uni (Perth, Australia), University of California - Davis (California, US), Chulalongkorn University (Thailand).

Marketing Direktor LSPR, Adi Pratama mengatakan, bahwa program doktor LSPR telah dibuka pendaftarannya mulai hari ini, tepat setelah peluncuran dilakukan.

"Bagi yang ingin mendaftar bisa mengakses link registrasi berikut: registration.lspr.ac.id," kata Adi.

Sementara itu, perkuliahan S3 di LSPR akan dilakukan selama 3,5 tahun dan dimulai pada Maret 2024. Biaya pendaftaran yang harus disiapkan sebesar Rp 1.250.000. Kemudian untuk biaya kuliah selama 7 semester totalnya mencapai Rp 160.000.000.

Rangkaian acara peluncuran prodi S3 LSPR dilanjutkan pemotongan tumpeng, karena hari peluncuran bertepatan dengan hari ulang tahun pendiri LSPR, Prita Kemal Ghani.

Sambil menyantap makan siang, para tamu dihibur oleh penampilan musik dari mahasiswa LSPR dan pembagian doorprize berupa uang elektronik dan sebuah smartwatch.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya