Berita

Aksi demonstrasi pro-Palestina oleh para siswa di Melbourne, Australia/Net

Dunia

Mogok Sekolah, Siswa di Australia Gelar Demo: Akhiri Perang di Gaza!

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 12:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Demonstrasi pro-Palestina turut dilakukan oleh para pelajar di Melbourne, Australia. Dengan kompak mereka menggelar aksi mogok sekolah untuk menuntut diakhirinya perang di Gaza.

Aksi mogok sekolah itu dilakukan oleh siswa di seluruh kota pada Kamis (23/11), dimulai pada pukul 12.30 waktu setempat. Mereka keluar kelas dan menuju Stasiun Flinders Street untuk memulai demo pada pukul 13.30 waktu setempat.

"Akhiri perang di Gaza," begitu seruan para siswa.


Mengutip Sky News, aksi ini diinisiasi oleh kelompok Free Palestine Melbourne dan School Students for Palestine. Mereka menuntut diakhirinya perang di Gaza segera, penghapusan pasukan Israel dari Gaza dan Tepi Barat, serta diakhirinya dukungan Australia untuk Israel.

“Selama sebulan terakhir, pemboman dan invasi Israel ke Gaza telah menewaskan lebih dari 13.000 warga Palestina dan membuat seluruh kota menjadi puing-puing,” bunyi pernyataan dari pihak inisiator.

Mereka juga menyoroti bahwa lebih dari 70 persen kematian di Gaza terjadi pada perempuan dan anak-anak. Jika dihitung, satu anak di Gaza terbunuh setiap sepuluh menit.

"Kami keluar karena sedang terjadi genosida dan kami harus mengambil tindakan. Sekolah selalu membicarakan politik, namun dalam masalah ini kami dibungkam," ujar siswa kelas 11, Ivy, salah satu pendiri School Students for Palestine.

Meski begitu, aksi ini banyak dikritik oleh para politisi karena menilai para siswa seharusnya belajar di kelas, alih-alih melakukan demonstrasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya