Berita

Ganjar Pranowo saat silaturahmi bersama masyayikh di Pondok Pesantren Nurul Anwar, Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (22/11)/Ist

Politik

Silaturahmi Masyayikh di Papua, Ganjar Dapat Masukan Soal Pengembangan SDM

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 20:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pembangun sumber daya manusia (SDM) di Papua yang masih tertinggal, menjadi masukan bagi calon presiden, Ganjar Pranowo, pada silaturahmi bersama masyayikh, di Pondok Pesantren Nurul Anwar, Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (22/11).
Masukan itu disampaikan perwakilan Perkumpulan Himpunan Kerukunan Jawa-Madura di Papua, Sri Susilowati.
"Saya tinggal di daerah namanya Pos 7. Kami prihatin sekali, di Pos 7 dekat sekolah, tapi anak-anak yang masih kecil sudah merokok dan Narkoba," kata Sri, menceritakan kondisi sosial di sekitar tempat tinggalnya.

Dia mengaku sudah berulang kali lapor ke pihak-pihak terkait, namun belum ada tindakan berarti, sampai sekarang.


Karenanya, dia berharap apabila nantinya mendapatkan amanah untuk menjadi presiden, Ganjar bisa menghadirkan fokus pembangunan bagi SDM di Papua, sehingga anak-anak di sana bisa terhindar dari tindakan negatif.

Mendapatkan masukan tersebut, Ganjar mengatakan dirinya memang fokus untuk pembangunan SDM yang merata di Bumi Cendrawasih.

Namun, di samping itu perlunya pendidikan parenting atau berasal dari keluarga, agar anak-anak tidak terjerumus menggunakan narkoba.

"Pendidikan parenting itu penting, bagaimana orang tua banyak mengajarkan anak-anak dan mengawasinya," tuturnya.

Selain pendidikan parenting, menurut Ganjar, orang tua harus mampu mengarahkan anak-anaknya agar dapat menjalani kegiatan positif.

"Cara lainnya anak-anak kemudian disalurkan kegiatannya. Ada yang bisa main bola, yang suka seni budaya diarahkan dan kemudian sudah diarahkan," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya