Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina/RMOL

Politik

Anggota Komisi VIII DPR Gemas Rincian Biaya Haji dari Dirjen PHU Masih Saja Kurang Detail

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 17:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi VIII DPR RI bingung dengan hasil rincian biaya haji tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi yang disampaikan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag). Pasalnya, masih banyak yang bisa dikurangi dari rancangan sebelumnya, namun tidak dilaksanakan.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina menuturkan, pada rapat panitia kerja Selasa kemarin (21/11), Dirjen PHU sudah memberikan rincian namun pihaknya belum puas dengan hasil yang disampaikan.

"Semalam kita menyepakati, hari ini bapak sudah memberikan rincian yang lebih detail, bahkan sudah memberikan angka yang kurang dari ini (Rp94 juta) betul enggak Pak Zen? Tapi bapak masih memberikan angka di atas Rp94,385 juta," kata Selly dalam rapat Komisi VIII bersama Dirjen PHU, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (22/11).


Legislator PDI Perjuangan ini pun meminta pimpinan rapat untuk dapat mengkritisi dan membuka komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), lantaran masih banyak biaya yang sebetulnya bisa dipangkas pemerintah.

"Ini masih bisa kita kritisi kembali. Contoh, dari apa yang disampaikan oleh bapak-bapak (Dirjen PHU), kenapa angka-angka yang disampaikan kepada kita, pada 2023, sudah dari awal sampai akhir begitu naik turunnya sangat dinamis," jelasnya.

"Hari ini kita justru meminta kepada Dirjen PHU, kalau memang sekiranya, bisa tidak diberikan kepada kami angka yang hasil evaluasi, atau mungkin hasil dari audit internalnya saja," imbuhnya.

Selly meminta agar Dirjen PHU memberikan rincian dana pelaksanaan akomodasi di Makkah dan Madinah secara detail.

"Misalnya, untuk pelaksanaan akomodasi di Makkah dan di Madinah, kemudian untuk konsumsi di Makkah dan di Madinah. Sebetulnya, makanan yang dilakukan oleh kementerian agama itu totalnya dari masing-masing dilaksanakan itu di angka berapa? Berdasarkan dari pengalaman yang dilakukan di 2023," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya