Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir memberikan KTA Kehormatan kepada pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Istimewa

Politik

Sah, Anies-Muhaimin Terima KTA Kehormatan Muhammadiyah

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Kehormatan Muhammadiyah usai menghadiri dialog terbuka di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Rabu (22/11).

KTA Kehormatan yang dibingkai pigura itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Profesor Haedar Nashir.

Sebelumnya, sesaat setelah acara selesai, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti, meminta Anies dan Cak Imin maju ke tengah panggung.


“Kita mengundang Ketua Umum PP Muhammadiyah, Pak Haedar Nashir, untuk memberikan souvenir istimewa kepada Mas Anies dan Cak Imin. Saya tidak tahu apa, yang jelas tidak sepeda,” canda Abdul Muti yang disambut tawa hadirin.

“Souvenirnya, Tanda Anggota kehormatan Muhammadiyah buat Mas Anies dan Cak Imin. Sebagai bentuk dari kepercayaan kami,” timpal Haedar Nashir.

Haedar kemudian menyerahkan KTA Kehormatan pertama kepada Anies, menyusul juga diberikan kepada Cak Imin yang notabene warga Nahdlatul Ulama.

“Walaupun (Cak Imin) jelas NU, tapi boleh juga diangkat sebagai anggota kehormatan Muhammadiyah,” ujar Abdul Muti kembali berseloroh membuat 12 ribu hadirin di Edutorium UMS tertawa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya