Berita

Tangkapan layar pelaku saat melakukan aksi mencopot bendera Partai Demokrat di Madiun/Repro

Nusantara

Nekat Copot Bendera Partai Demokrat di Madiun, Seorang Pria Berurusan dengan Polisi

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 15:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang pria berkemeja lengan panjang dan memakai topi telah mencopot sejumlah bendera Partai Demokrat, di salah satu jalan pusat kota Madiun pada malam hari.

Kejadian tersebut terekam video amatir oleh seseorang yang mengendarai mobil.

Hal tersebut diketahui terjadi bersamaan dengan acara Pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat se-Indonesia, di Hotel Aston Madiun pada 19-21 November 2023.


“Kami tidak ingin insiden itu terjadi. Secara kelembagaan atas akan adanya kegiatan Partai Demokrat di Kota Madiun, kami sudah melakukan komunikasi dengan seluruh jajaran selama satu minggu,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kota Madiun, Istono, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (22/11).

Istono menambahkan, pihaknya juga sadar banyak masyarakat yang terganggu oleh acara Pembekalan Para Caleg DPR RI kemarin. Pasalnya, sekitar 500 orang dari luar daerah mengikuti kegiatan tersebut.

“Dengan adanya insiden tersebut, kami juga terus berproses melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwajib. Mudah mudahan dalam waktu tidak lama, motifnya bisa terungkap agar ke depan persoalan seperti itu tidak terjadi,” ucapnya.

“Beberapa hari lagi juga memasuki kampanye. Kasihan bagi orang yang memasang bendera atau baliho disobek,” imbuhnya.

Sementara itu, kurang dari 24 jam, terduga pelaku telah diamankan oleh Satreskrim Polres Madiun Kota.

Kasat Reskrim Madiun Kota, AKP Sujarno, membenarkan telah mengamankan terduga pelaku pencopotan bendera Partai Demokrat. Saat ini penyidik masih meminta keterangan lebih lanjut perihal motif dari aksinya tersebut.

Pihak Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Serta menggali keterangan dari pelaku.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya