Berita

Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Publika

Prabowo-Gibran Kokoh

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS
RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 02:53 WIB

ADA-ADA saja, podcast Bocor Alus yang diampu oleh para wartawan Tempo mulai menyasar “ibu suri”. Mungkin dirasa serangan ke “pak lurah” desa Konoha selama ini ternyata tak membuahkan hasil yang memuaskan. Maka secara alus mesti dicari cerita lainnya untuk dibocorkan secara alus ke publik.

Imajinasi publik yang dibangun berdasarkan “gosip ala emak-emak” dibocorkan ke publik lewat podcast. Dengan gaya jurnalistik investigatif yang mencari info kesana-kemari seolah itu semua jadi penting untuk diketahui publik. Dan itulah sebenarnya yang jadi pokok persoalannya selama ini. Seolah ternyata “ibu suri” lah biang keroknya selama ini.

Dan memang, sebagian publik jadi melotot dan semangat untuk ikut menyebarkan gosip politik yang -- maaf -- murahan seperti ini. Bocor Alus membangun halusinasi publik secara halus pula. Sudah banyak yang mengulas soal ini, silahkan baca sendiri.


Tapi gosip-politik ala Bocor Alus-nya Tempo ternyata tak mampu membendung persepsi publik yang semakin memperkokoh paslon Prabowo-Gibran di anak tangga teratas elektabilitas. Akal sehat publik ternyata tidak bocor.

Tergambar dari hasil survei terakhir oleh LSI Denny JA, dilakukan 6-13 November 2023 terhadap 1200 responden yang dipilih secara acak (multi stage random sampling). Wawancara tatap muka, pakai kuesioner, margin of error 2,9% dan reliability 95%. Pertanyaannya? “Jika pemilu dilaksanakan di saat survei kita kerjakan, siapakah dari tiga pasangan capres-cawapres ini yang dipilih?”.

Hasilnya, elektabilitas Prabowo-Gibran dapat skor 40,3%, Ganjar-Mahfud 28,6% dan Anies-Muhaimin 20,3%. Yang memilih opsi tidak jawab atau tidak tahu ada 10,8%.

Sehingga diprediksi Prabowo-Gibran hampir pasti lolos ke putaran kedua. Itu kalau yang 10,8% itu dibagi secara proporsional. Kalau serangan fitnah dan black campaign terhadap Prabowo-Gibran semakin menggila diduga dukungan terhadapnya juga semakin menggila, berbanding lurus katanya. Bisa-bisa malah jadi satu putaran.

Seru memang. Terbukti kampanye simpatik bakal memetik hasilnya. Nampaknya itu yang membuat Kaesang Pangarep, adik dari Gibran Rakabuming Raka, menginstruksikan pada para kadernya di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat merayakan ultahnya yang ke-9 dengan 9 instruksi untuk menang:

Isinya: 1) Optimis untuk menang, 2) Terus bergerak turun ke basis dan jelaskan bahwa PSI akan berjuang melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi, 3) Temui seluruh relawan Jokowi dan ajak kolaborasi untuk memenangkan PSI.

4) Menangkan Prabowo-Gibran untuk memastikan kelanjutan program Presiden Jokowi, 5) Jalankan politik chill, politik santun dan santuy dan tidak terpancing dengan narasi negatif terhadap PSI, 6) Dilarang menyebarkan hoaks.

7) Jangan bermusuhan, jangan saling benci hanya karena beda pandangan politik, 8) Perbanyak silaturahmi, sowan ke tokoh masyarakat, minta nasehat, mohon doa untuk berjuang membuat Indonesia semakin maju, 9) Gunakan cara-cara kreatif dalam berpolitik untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Arena politik kita sudah sumpek dengan fitnah dan ujaran kebencian. Mari jernihkan kembali. Politik itu baik, politik itu untuk membangun kesejahteraan kita bersama.


Penulis adalah Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP) Jakarta

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya