Berita

Pejuang Houthi ketika membajak kapal Galaxy Leader di Laut Merah/Net

Dunia

Israel Bantah Kepemilikan Kapal Kargo yang Dibajak Houthi

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 17:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Israel membantah adanya keterkaitan dengan kapal kargo yang dibajak Houthi di Laut Merah pada Minggu (19/11).

Kantor Perdana Menteri Israel menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam kepemilikan, pengoperasian, dan awak kapal tersebut.

"Ini adalah tindakan terorisme Iran lainnya yang mewakili peningkatan permusuhan Iran terhadap warga dunia bebas, dengan konsekuensi internasional terkait keamanan rute pelayaran global," begitu pernyataan tersebut.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres telah menyampaikan keprihatinan atas pembajakan kapal tersebut.

Ia juga meminta agar pihak-pihak yang terlibat untuk tenang dan tidak meningkatkan eskalasi di kawasan.

“Kami menegaskan kembali pentingnya memastikan bahwa hukum internasional dihormati sepenuhnya sehubungan dengan navigasi maritim, kebebasan navigasi," jelas jurubicara Guterres, Stephane Dujarric.

Pada Minggu, Houthi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyita kapal kargo Galaxy Leader berbendera Bahama. Kapal dibajak ketika berlayar di dekat Hodeida, Yaman, menuju India dari Turkiye.

Ketika pembajakan, kapal tersebut membawa 25 awak yang disandera oleh Houthi.

Houthi menjelaskan, pembajakan dilakukan karena pihaknya mengidentifikasi bahwa kapal memiliki afiliasi dengan Israel. Kapal tersebut diyakini dimiliki oleh pengusaha Israel, Abraham "Rami" Ungar.

Namun menurut operator kapal, NYK Line, kapal tersebut milik Inggris dan dioperasikan dari Jepang.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya