Berita

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11)/RMOL

Politik

Ganjar dan JK Bertemu, Puan: Satukan Visi Membangun Bangsa

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 16:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dengan Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/11) lalu, dianggap sebagai silaturahmi yang sangat baik.

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah yang positif.

“Saya memang mendorong dan mengimbau Mas Ganjar sebagai calon presiden dari PDIP dan partai-partai kerja sama yang ada bersama dengan mas Ganjar, agar tetap terus melakukan silaturahmi dengan tokoh-tokoh bangsa," kata Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11).


Menurut Puan Maharani, pertemuan semacam ini membuka peluang untuk bersama-sama membangun Indonesia.

“Tentu saja bagaimana kemudian saling bertukar pikiran kemudian menyamakan visi dan misi dalam membangun bangsa dan negara," jelasnya.

Melalui pertemuan tersebut, Ketua DPR RI dari Fraksi PDIP ini menekankan pentingnya memiliki misi dan visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan.

“Terkait dengan dukung tidak mendukung atau apakah akan ikut atau tidak ikut, menurut saya hari ini yang paling penting adalah kita harus punya misi yang sama, visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan," tegasnya.

Menurut Puan, jika hanya bersilaturahmi dengan pihak-pihak yang akan mendukung saja, pun sebaliknya, justru kurang bagus untuk membangun sebuah bangsa. Sebab, membangun bangsa dan negara itu tidak hanya bisa sendirian.

“Membangun bangsa dan negara itu memang harus saling merangkul dan menyatukan visi dan misi secara bersama-sama untuk Indonesia ke depan,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya