Berita

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli/Ist

Politik

Ditunjuk Jokowi, Penjabat Kepala Daerah Diragukan Bisa Netral

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komitmen Penjabat Kepala Daerah untuk bersikap netral pada Pemilu 2024 diragukan Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli.

Keraguan ini bukan tanpa alasan. Menurut Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu, netralitas Penjabat (Pj) Kepala Daerah sulit dipegang karena mereka ditunjuk langsung Presiden Joko Widodo.

"Pasalnya para Penjabat Kepala Daerah dipilih dan ditunjuk oleh Presiden. Jadi sulit untuk bisa netral. Apalagi Presiden secara terang-terangan terlihat ikut cawe-cawe," kata Taufik, berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/11).


Sejak awal, legislator PKS itu menyarankan pemilihan Pj Kepala Daerah dipilih langsung oleh DPRD. Hal ini untuk mencegah kepala daerah titipan pemerintah pusat.

"Kalau sistem yang sekarang, semua Penjabat Kepala Daerah secara politik akan condong pada pandangan politik presiden," pungkas Taufik Zoelkifli.

Dugaan ketidaknetralan aparat pemerintah kembali mencuat usai dokumen yang diduga adalah Pakta Integritas Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso, yang salah satu poinnya mendukung kemenangan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024, ramai dibicarakan publik.

Pakta Integritas itu ditandatangani bekas Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Barat, Brigjen TNI TSP Silaban dan Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso, pada Agustus 2023.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya