Berita

Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotun Ni’mah Semarang Muhammad Ali Shodiqin atau Gus Ali Gondrong atau Abah Ali memimpin Salawat Kebangsaan di Lapangan Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin malam (20/11)/Ist

Politik

Gus Ali Bebaskan Jemaah Pilih Capres Asal Tidak Golput

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 06:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Salawat Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Menjemput Ganjaran dihadiri belasan ribu jemaah di Lapangan Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin malam (20/11).
   
Pendiri Mafia Shalawat, Muhammad Ali Shodiqin atau Gus Ali Gondrong atau Abah Ali memimpin langsung Salawat Kebangsaan itu.

Sebelum memulai salawat, Gus Ali menyenandungkan kata-kata 2024 Ganjar Pranowo.


"Rong ewu rolikur (dua ribu dua puluh empat), Ganjar Pranowo. 2024, Ganjar Pranowo," senandung Gus Ali yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotun Ni’mah Semarang.

Acara juga diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan lagu nasional Indonesia Pusaka dan Syukur dengan diiringi Hadrah Semut Ireng Semarang.

Gua Ali berpesan agar dalam gelaran Pemilu 2024 jangan sampai menjadi golongan putih (golput) alias tidak memilih.

"Mas Ganjar pesan tolong disampaikan pemilu itu limang tahun sepisan (lima tahun sekali), awake dewe ikut seduluran saklawase (kita itu saudara selamanya)," kata Gus Ali.

Gus Ali mengatakan bahwa berbeda pilihan itu biasa, namun jangan sampai bertengkar.

"Milih pak Prabowo monggo, pak Anies Monggo. Milih pak Ganjar Monggo, berarti sami kalih kula (berarti sama seperti saya)," kata Gus Ali dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya