Berita

Latihan penanganan huru hara di Mako Lantamal III, Jakarta Utara, Senin (20/11)/Ist

Pertahanan

Kawal Pesta Demokrasi, TNI AL Latihan Penanganan Huru-Hara

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 16:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebagai wujud kesiapan pengamanan Pemilu 2024, TNI AL melaksanakan manuver lapangan guna melatih para prajurit untuk menghadapi situasi terburuk yang mungkin terjadi di Mako Lantamal III, Jakarta Utara, Senin (20/11).

Pelaksanaan itu melatih berbagai skenario guna memastikan Pemilu berjalan tertib dan aman. Hal ini merupakan salah satu wujud kesiapan TNI AL dalam mendukung pesta demokrasi Indonesia.

Pada manuver lapangan pesta demokrasi Indonesia ini, Lantamal III mensimulasikan Pemilu pada awalnya berlangsung dengan aman dan tertib. Masyarakat berbondong-bondong memberikan hak suaranya di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Salah satu TPS yang berada di sekitar Basis TNI AL Lantamal III Jakarta melaksanakan Pemilu dijaga ketat oleh Polres Metro Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Namun saat dilaksanakan perhitungan suara sementara, hasil pemungutan suara terjadi peningkatan eskalasi kedaruratan akibat ketidakpuasan oleh salah satu massa pendukung paslon yang menilai adanya kecurangan perhitungan suara.

Massa yang tidak puas semakin banyak dan barikade kepolisian disiapkan untuk menghalau massa yang mulai anarkis dengan merusak TPS dan menghancurkan kotak suara.

Selanjutnya, pihak kepolisian kemudian meminta bantuan kepada Kodam Jaya selaku Pangkoops Pam Pilpres yang ditindaklanjuti dengan permintaan kepada Koarmada I dalam hal ini Lantamal III yang masuk dalam wilayah kejadian untuk membantu perkuatan pengamanan Polri.

Tim Pasukan Huru Hara (PHH) TNI AL yang terdiri dari Polisi Militer, Intelijen, Pemadam Kebakaran dan tim medis serentak turun melaksanakan barikade dan dengan tegas serta terukur melaksanakan pengamanan dari sekelompok massa yang anarkis.

Masing-masing tim bertindak sesuai dengan fungsinya di lapangan. Akhirnya massa bisa dikendalikan dan para demonstran membubarkan diri dengan tertib.

Wakil Komandan Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardianto mewakili Danlantamal III yang bertindak sebagai Wakil Komandan Latihan menyampaikan bahwa latihan pengamanan Pemilu ini disiapkan dengan serius guna memastikan masyarakat dapat memberikan hak suaranya dalam Pemilu dengan aman dan tertib.

Tujuan dari penyelenggaraan manuver lapangan yang diikuti oleh lebih dari 805 personel yang terdiri dari 33 personel penyelenggara, 128 personel pendukung dan 644 personel pelaku ini adalah untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh prajurit Jalasena di jajaran TNI AL dalam menghadapi tugas pengamanan Pemilu.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi tugas TNI AL, yang tidak terlepas dari dinamika perkembangan lingkungan strategis yang begitu kompleks dan dinamis, baik di lingkup global, regional, maupun nasional.

Hal ini tentunya sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam berbagai kesempatannya menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI AL bahwa netralitas TNI merupakan komitmen dan wajib dilaksanakan oleh seluruh prajurit.

Netralitas TNI tidak bisa ditawar, karena TNI memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya