Berita

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bersama seluruh Kepala Staf lintas matra dalam vicon bersama Kotama seluruh Indonesia di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (20/11)/RMOL

Politik

Masyarakat Diminta Laporkan Prajurit Tidak Netral, Panglima TNI: Jangan Takut

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 15:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Masyarakat diminta aktif dan tidak takut melaporkan bila ada prajurit TNI diduga tidak netral dalam Pemilu 2024.

Tapi, tentu harus ada bukti dugaan pelanggaran yang dimaksud.

"Jadi masyarakat tidak perlu takut, justru dengan posko-posko ini kita tentunya akan melakukan proses hukum secara terbuka," kata Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (20/11).


Bila nantinya masyarakat yang melaporkan mendapat ancaman, Yudo juga meminta untuk segera melapor. Sebab hal itu akan langsung ditindaklanjuti oleh Pom TNI.

"Tentunya sama seperti dia melaporkan adanya tindak pidana TNI, kan enggak perlu disembunyikan, wong dia melaporkan betul-betul ada kecurangan atau prajurit TNI yang melakukan tindak pidana, tentu dengan tim penyidik Pom TNI, Binkum TNI, akan memproses laporan itu. Kalau dia mengancam, kan tambah berat lagi, kan ada pasal yang lebih berat lagi kalau sampe mengancam," tegas Yudo.

Sebelumnya, Yudo memastikan netralitas TNI dalam gelaran pesta demokrasi tahun 2024 dengan membuka posko pengaduan di setiap satuan lintas matra yang ada di seluruh Indonesia.

Posko pengaduan bertujuan untuk menerima laporan dari masyarakat terkait prajurit TNI yang diduga melakukan pelanggaran dalam menjaga netralitas.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya