Berita

Ilustrasi haji/Net

Politik

Golkar: Kalaupun Ada Kenaikan Biaya Haji, Tidak Boleh Lebih 3 Persen

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 13:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai Golkar di Komisi VIII DPR RI tengah memperjuangkan agar biaya haji tahun 1445H/2024M tidak membebani para jemaah.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, John Kennedy Aziz, mengatakan, pihaknya akan berjuang agar biaya haji tidak naik lebih dari 3 persen di tahun depan.

"Biaya haji tidak seharusnya naik, saya akan berjuang keras untuk tidak naik, kalau pun harus naik tidak lebih dari 3 persen dari biaya haji tahun 2023," ujar John kepada wartawan, Senin (20/11).


Menurutnya, kenaikan biaya haji tidak seharusnya 15 persen seperti yang diusulkan Kementerian Agama menjadi total Rp105 juta.

Pasalnya, nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS mengalami fluktuasi. Maka dari itu, seharusnya biaya haji tidak melonjak tajam.

"Itu karena implikasi kenaikan nilai tukar Dolar AS terhadap rupiah," tutupnya.

Kementerian Agama mengusulkan biaya haji tahun 1445H/2024M sebesar Rp105 juta dengan perbandingan 70 persen ditanggung jemaah 30 persen ditanggung nilai manfaat dari BIPIH.

Mayoritas fraksi di Komisi VIII dalam Panitia Kerja (Panja) biaya haji 2024, tidak sepakat dengan kenaikan tersebut lantaran dinilai memberatkan para jemaah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya