Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Ganjar Kritik Penegakan Hukum Era Jokowi, Gerindra: Di Situ Kan Ada Menko Polhukam

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 12:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritik yang dilontarkan calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, perihal penegakan hukum di Indonesia pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, sedikit keheranan.

Dasco mengaku tak tahu persis kritik Ganjar tersebut dimaksudkan dalam konteks apa dan untuk siapa.

“Saya tidak tahu evaluasi internal itu pribadi atau tim,” kata Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/11).


Sebab, lanjut Dasco, cawapres pendamping Ganjar Pranowo, Mahfud MD, adalah Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Maju. Di mana Menko Polhukam merupakan penanggung jawab soal hukum di Indonesia.

“Di situ juga kita lihat ada penanggung jawab soal hukum sebagai calon wakil presiden dari Pak Ganjar,” kata Wakil Ketua DPR RI ini.

Atas dasar itu, Dasco enggan berkomentar lebih jauh mengenai kritik Ganjar terhadap penegakan hukum di Indonesia tersebut.

“Kalau saya lihat juga di situ kan ada Pak Mahfud sebagai penanggungjawab Polhukam. Sehingga, saya enggak mau berkomentar lebih banyak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo mengkritik penegakan hukum di Indonesia yang menurun di era Presiden Jokowi. Politikus PDIP itu memberikan nilai 5 soal penegakan hukum di Indonesia.

“Kasus kemarin kan menelanjangi semuanya dan kita dipertontonkan soal itu, dengan kasus ini jeblok, poinnya lima,” kata Ganjar dalam acara Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang digelar di Hotel Four Points by Seraton Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/11).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya