Berita

Muhaimin Iskandar/Rep

Politik

Cak Imin Galau Hasil Survei Rendah, Gibran: Gak Usah Banyak Pikiran Gus

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 22:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kegiatan pasangan Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) di berbagai daerah selalu dipadati massa. Sayangnya, fakta di lapangan itu justru bertolak belakang dengan hasil survei.

Sejumlah lembaga survei justru konsisten memposisikan pasangan itu di posisi terakhir, tertinggal dari Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud.

Kenyataan itu selalu jadi renungan Muhaimin Iskandar, utamanya menjelang tidur.


Hal itu diungkapkan saat menjadi narasumber program spesial hari jadi ke-13 Mata Najwa, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/11).

"Akhir-akhir ini, sebelum tidur itu, yang saya pikirkan, kenapa setiap acara ramai, tapi kok surveinya jelek terus?" kata sosok yang akrab disapa Cak Imin itu.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu pun sempat galau dan berpikir keras, apa yang salah dari pasangan Amin yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Ini yang salah surveinya atau acaranya yang memang ramai, saya nggak tahu. Sebelum tidur, akhir-akhir ini ya itu yang terpikiran," sambungnya.

Kegelisahan Cak Imin itu pun mendapat tanggapan serius dari Cawapres Nomor Urut 3, Gibran Rakabuming Raka, yang juga hadir pada acara Mata Najwa itu.

"Gak usah banyak pikiran lah ya, masalah survei, masalah apa, siapa yang paling tinggi, kita jalani aja Gus (Muhaimin). Santai aja Gus," timpal putra sulung Presiden Joko Widodo itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya