Berita

Perayaan HUT ke-40 Srikandi Pemuda Pancasila di Sekretariat MPW Pemuda Pancasila Provinsi DKI Jakarta, Graha Pejaten Kompleks Pemda DKI No 09, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/11)/Ist

Politik

Srikandi Pemuda Pancasila Kampanye Tolak Golput

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 18:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jelang hari pencoblosan Pemilu Serentak 2024, warga DKI Jakarta diimbau menggunakan hak suara dengan baik serta tidak terlibat praktik politik uang.

Pesan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi DKI Jakarta, Fitria Octarina, dalam perayaan HUT ke-40 Srikandi Pemuda Pancasila di Sekretariat MPW Pemuda Pancasila Provinsi DKI Jakarta, Graha Pejaten Kompleks Pemda DKI No 09, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/11).

"Jangan tergiur politik uang, apalagi tidak datang ke TPS, tidak peduli dan tak mau tahu dengan Pemilu. Gunakan hak pilih sebaik-baiknya," kata Nina, sapaan Fitria Octarina, di depan ratusan perempuan kader Srikandi Pemuda Pancasila.


Dia berharap para pemilik suara bisa menyalurkan pilihannya sesuai hati nuraninya untuk DPRD DKI Jakarta, DPR RI, DPD RI, dan calon Presiden-Cawapres pada 14 Februari 2024 mendatang.

"Pilihlah yang terbaik. Jangan sampai abstain apalagi golput, karena itu masa depan kita," kata Nina.

Perayaan HUT ke-40 Srikandi Pemuda Pancasila yang difasilitasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu turut diramaikan dengan senam bersama dan lomba karaoke dengan hadiah doorprize menarik.

Selain ratusan kader Srikandi Pemuda Pancasila, perayaan HUT itu juga dihadiri Ketua MPW DKI Jakarta Ilyas Abdullah dan DPN Srikandi Pemuda Pancasila P2W Jawa Bali NTB Indah Marsudi.

Sebagaimana diketahui, Pemuda Pancasila lahir pada 28 Oktober 1959, didirikan oleh Jenderal Abdul Haris Nasution. Saat ini, Pemuda Pancasila dipimpin oleh KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno. Sedangkan Srikandi Pemuda Pancasila lahir pada pada 28 Oktober 1983.


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya