Berita

Korban gempa bumi di Herat, Afghanistan/Net

Dunia

India Konsisten Bantu Warga Afghanistan demi Kemanusiaan

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 13:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam dua dekade terakhir India konsisten menjalankan komitmen dalam memberikan bantuan kemanusiaan untuk warga Afghanistan.

Ketika gempa bumi dahsyat melanda Herat 7 Oktober lalu, India hadir sebagai kontributor bantuan yang paling signifikan untuk warga terdampak.

Mengutip Khaama Press pada Minggu (19/11), India telah mengirimkan tiga paket pasokan medis dan berencana mengirim 50.000 ton gandum ke Herat.


Tindakan tersebut menggarisbawahi perhatian India yang begitu besar terhadap krisis kemanusiaan yang melanda negara tetangganya, Afghanistan.

Peran India di Afghanistan, terutama pada saat krisis, mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan.

Apa yang dilakukan India sejalan dengan kebijakan Neighborhood First dan mencerminkan komitmennya terhadap stabilitas dan kerja sama regional.

Dalam 20 tahun terakhir, India telah memberikan bantuan kemanusiaan sebesar 3 miliar dolar AS ke Afghanistan. Dana bantuan tersebut telah disalurkan untuk mendukung pembangunan di bidang infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Meskipun menolak pemerintah Taliban, India tetap menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan proyek-proyek yang terhenti seperti Bendungan Shahtoot dan inisiatif konektivitas seperti proyek Chabahar dan jalur pipa TAPI.

Keputusan India mencerminkan fokusnya pada stabilitas dan pembangunan jangka panjang di Afghanistan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya