Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Net

Politik

Survei IPO, PAN Tembus Posisi Tiga Didukung Gen Z

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 09:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) berdasarkan pilihan kelompok usia pemilih pemula atau generasi Z (Gen Z) dan milenial pada Pemilu 2024 mengungguli Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 10-17 November 2023, elektabilitas PAN berada posisi ketiga dengan 11,6 persen, sementara PKS berada di posisi ketujuh dengan poin 4,8 persen.

Responden survei nasional tersebut 1.400 orang, di mana 19 persen adalah kelompok usia Gen Z dan 33 persen milenial.


Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menuturkan jumlah pemilih muda yang cukup signifikan pada Pilpres 2024 ini yakni 52 persen dari total 204.807.222 jiwa yang telah ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Komisi  Pemilihan Umum Republik Indonesia atau KPU RI menjadi angin segar bagi PAN.

"Dengan meraih posisi ketiga, PAN memiliki peluang besar mendapatkan dukungan dari pemilih pemula, meski 21,2 persen dalam survei tersebut belum menentukan pilihannya" kata Dedi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/11).

Dedi mengatakan, elektabilitas PAN di kalangan pemilih muda tersebut tidak terlepas dari posisi PAN yang kini bergabung di Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung Prabowo Subianto. Sementara PKS mendukung Anies Baswedan.

"Elektabilitas PAN di kalangan pemilih pemula ini linier dengan hasil yang diperoleh oleh Partai Gerindra yang meraih posisi pertama dengan poin 21,7 persen. Juga dari elektabilitas Prabowo di kalangan pemilih muda yang menempati posisi pertama dengan poin 31,4 persen, Ganjar Pranowo 29,5 persen, dan 21,7 persen memilih Anies Baswedan, sementara 11,6 persen belum menentukan pilihan," demikian Dedi.

Berikut Hasil Survei IPO untuk elektabilitas partai berdasarkan pilihan pemilih pemula dan milenial :

1. Partai Gerindra 21,7 persen.

2. Partai Golkar 12,5 persen.

3. Partai Amanat Nasional 11,6 persen.

4. Partai Kebangkitan Bangsa 9,2 persen.

5. PDI Perjuangan 7,8 persen.

6. Partai Nasdem 6,6 persen.

7. Partai Keadilan Sejahtera 4,8 persen.

8. Partai Demokrat 2,5 persen.

9. Partai Perindo 1,1 persen.

10. Partai Solidaritas Indonesia 1 persen.

11. Partai Persatuan Pembangunan 0,4 persen.

12. Partai Gelora 0 persen.

13. Partai Hanura 0 persen.

14. Partai Bulan Bintang 0 persen.

15. Partai Ummat 0 persen.

16. Partai Buruh 0 persen.

17. Partai Garuda 0 persen.

18. Partai Kebangkitan Nasional 0 persen.

Survei IPO tersebut berskala nasional, berlangsung pada 10-17 November 2023 dengan jumlah responden 1.400 orang, dengan metode wawancara tatap muka dengan tingkat kesalahan (margin of error/MoE) 2,5 persen, tingkat akurasi data 95 persen.   

Setting pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling (MRS), atau pengambilan sampel bertingkat.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya