Berita

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN), Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Sekretaris TPN: TPD Ganjar-Mahfud Bukan Orang Dekat Kekuasaan

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 21:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Para tokoh di Tim Kampanye Daerah (TKD) Ganjar-Mahfud diisi oleh figur yang punya kedekatan dengan rakyat, bukan perwakilan penguasa.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto usai konsolidasi TPN dan TPD Ganjar-Mahfud di Hotel Sari Pan Pacific Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11).

"Dari TPN, baik di tingkat pusat maupun di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota punya militansi yang tinggi, punya akar kuat di grassroot sehingga ketokohan itu kedekatan dengan rakyat, bukan karena kedekatan dengan kekuasaan," kata Hasto.


Menurut Sekjen PDIP ini, komitmen tokoh-tokoh yang mengisi struktur TPD Ganjar-Mahfud telah teruji dekat dengan rakyat.

"Ciri khas dari TPN Ganjar-Mahfud itu pada gerakan rakyat, gerakan yang dilandasi oleh keyakinan nurani dan spirit demokrasi. Gerakan yang dilandasi kekuasaan sebagai milik rakyat, bukan milik elite," sambung Hasto.

Berangkat dari kekuatan tersebut, Hasto mengaku tak gentar dengan susunan tim pemenangan kubu lawan, salah satunya kubu Prabowo-Gibran yang diperkuat Ridwan Kamil hingga Airin Rachmi Diany.

“Kami bergerak atas keyakinan dan pengalaman. Pemimpin Pak Ganjar-Prof Mahfud punya rekam jejak yang sangat jelas, berdiri kokoh di atas moralitas, di atas prinsip-prinsip demokrasi untuk kedaulatan rakyat. Ini yang menjadikan kami punya gerakan,” tegasnya.

Saat ditanya siapa saja figur yang mengisi 38 Provinsi TPD Ganjar-Mahfud, Hasto enggan menyebut detail nama-namaya.

"Mereka punya akar kepemimpinan yang kuat di bawah dan merupakan gabungan dari partai politik serta sukarelawan," tutup Hasto.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya