Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Diklaim Bisa Tangani Internet Lemot, Kominfo Luncurkan Aplikasi Sigmon

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 15:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan aplikasi untuk mengetes kecepatan internet atau yang dikenal sebagai Signal Monitoring (Sigmon).

Tidak hanya memberikan pengguna kemampuan untuk menguji kecepatan internet, aplikasi ini diklaim bisa digunakan sebagai wadah untuk menyampaikan aduan terkait kualitas layanan internet,yang akan diperbaiki dengan cepat.

"Umumnya kalau yang data historis, kalau terhadap kualitas layanan internet, biasanya enggak terlalu lama ya. Nggak sampai seminggu gitu ya, kalau memang bukan karena masalah force majeure kayak bencana alam," kata Direktur Pengendalian PPI Dany Swardany dalam acara Sosialisasi Pusat Monitoring Telekomunikasi, Pos dan Penyiaran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11).


Dany menjelaskan, penanganan aduan terkait kualitas layanan akan dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi. Namun, Kominfo tetap berperan sebagai pengawas untuk memastikan pelaksanaan program ini dapat berjalan sesuai harapan.

"Penanganan ada di pihak penyelenggara telekomunikasi karena kan daerah komersial. Kominfo yang melakukan pembangunan dan kami akan memonitoring," jelasnya.

"Kita nanti akan buat SOP-nya ya paling lambat berapa hari atau dalam waktu berapa jam dari laporan aduan masyarakat itu harus diselesaikan," sambung Dany.

Aplikasi Sigmon ini, dikatakan Dany, merupakan perangkat ukur untuk mengumpulkan data experience dari pengguna jaringan telekomunikasi secara aktif maupun pasif, yang memiliki  sejumlah fitur, seperti pengukuran kecepatan internet, tes web, tes video, dan tes multi berturut-turut.

Aplikasi tersebut disebut diluncurkan guna meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi dalam negeri.

"DJPPI Kominfo berkomitmen untuk memastikan layanan telekomunikasi di wilayah Indonesia tetap berkualitas," tulis DJPPI dalam keterangannya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya