Berita

Warga Palestina di Gaza melarikan diri dari serangan Israel/Net

Dunia

Gaza Babak Belur Diserang Israel, WHO Khawatir dengan Penyebaran Penyakit

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 17:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Memburuknya situasi di Gaza yang terus mendapat serangan Israel selama berminggu-minggu menciptakan kekhawatiran baru, yaitu penyebaran penyakit.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku khawatir dengan potensi penyebaran penyakit di Gaza karena penduduk telah memadati tempat penampungan. Sementara akses makanan dan air bersih sulit didapat.

"Kami sangat prihatin dengan penyebaran penyakit ketika musim dingin tiba," kata Perwakilan WHO di Wilayah Pendudukan Palestina, Richard Peeperkorn pada Jumat (17/11), seperti dikutip Reuters.


Dia mengatakan bahwa lebih dari 70 ribu kasus infeksi pernafasan akut dan lebih dari 44 ribu kasus diare telah tercatat di Gaza. Itu adalah angka yang jauh lebih tinggi dari perkiraan.

Di samping itu, WHO juga menyoroti kemungkinan terjadinya banjir pada awal musim penghujan. Dengan sietem pembuangan limbah yang buruk akibat serangan Israel, maka potensi penyebaran penyakit juga semakin tinggi.

Kelangkaan bahan bakar telah memaksa stasiun pompa limbah dan pabrik desalinasi ditutup, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi air dan berjangkitnya penyakit.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Jumat mengatakan sekitar 813 ribu  pengungsi internal tinggal di setidaknya 154 tempat penampungan yang dikelola oleh UNRWA, badan pengungsi Palestina di PBB.

“Kepadatan yang berlebihan menyebabkan penyebaran penyakit, termasuk penyakit pernafasan akut dan diare, sehingga meningkatkan permasalahan lingkungan dan kesehatan,” kata OCHA.

Sementara itu, pengiriman bantuan PBB ke Gaza dihentikan lagi pada Jumat karena kekurangan bahan bakar dan terputusnya komunikasi.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya