Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Imbas Kebijakan PIT, GNPI Gelar Aksi 23 November 2023

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 15:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pertemuan Gerakan Nelayan Perkasa Indonesia (GNPI) bersama masyarakat nelayan dan pelaku perikanan tangkap, memutuskan menggelar aksi terkait kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Salah satu yang menjadi sorotan terkait kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT). Kebijakan itu dianggap mencekik nelayan dengan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Bahwa saat ini masyarakat nelayan dan pelaku perikanan tangkap sudah resah dengan diterapkannya PP 11/2023 (tentang PIT) serta aturan turunannya seperti zona penangkapan, kuota penangkapan hingga harga acuan ikan,” kata Sekjen GNPI, F. Raymond Tumbol dalam keterangannya, Jumat (17/11).
 

 
Dia menambahkan, dalam pertemuan itu, semua yang hadir bersepakat lebih baik protes dan bereaksi atas diterapkannya PP 11/2023.

“GNPI menetapkan akan dilaksanakan aksi pada tanggal 23 November 2023 di PPS (Pelabuhan Perikanan Samudera) Kota Bitung dan akan dilaksanakan pertemuan koordinasi aksi pada tanggal 20 November 2023,” jelasnya.

Adapun tuntutan yang akan disampaikan antara lain meminta KKP untuk menghentikan seluruh kegiatan yang tidak berguna bagi nelayan.

Jika tidak, maka pihaknya meminta Presiden Jokowi untuk membubarkan KKP dan mengambil alih segala kebijakan yang berkaitan dengan sektor perikanan.

“Pecat dan tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan karena hanya menjajah nelayan. Demi hukum, deskripsikan tuntas dan lugas, apa itu nelayan,” tegasnya.

“Cabut Segera PP No 11 Tahun 2023 tentang PIT saat ini juga. Terapkan peraturan yang sesuai keadaan lapangan dan ketersediaan infrastruktur, jangan dengan peraturan yang bersifat menipu dan menjajah nelayan,” tegasnya lagi.

Selain itu, pihaknya juga meminta untuk menghentikan gaji seluruh jajaran KKP, sebagai jawaban atas pemberlakuan PP 11/2023.

“Suruh rasakan pula bagaimana rasanya dilarang mencari makan. Kami menuntut pula Pemerintah Kota Bitung memperjuangkan ikon Bitung sebagai kota perikanan,” imbuh dia.

“Hormati dan lindungilah nelayan yang mempertaruhkan jiwa raga mencari ikan, bergulat di lautan luas yang kadang ganas dan mematikan demi memberi makan keluarga dan masyarakat, termasuk para pejabat dan para cerdas cendekia di zona-zona aman,” bebernya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya