Berita

Anak almarhum pebulutangkis nasional Indonesia Markis Kido mendapat program santuan dan beasiswa/Ist

Nusantara

Anak Mendiang Markis Kido Dapat Santunan Beasiswa

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 19:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keluarga almarhum pebulutangkis nasional Indonesia Markis Kido mendapat program santuan dan beasiswa. Pebulutangkis peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu meninggalkan satu istri dan dua anak perempuan.

Beasiswa pendidikan tersebut ditujukan kepada anak pertama dari mendiang Markis Kido yang saat ini baru memulai pendidikannya di bangku SMP.

SiCepat Ekspres melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan dukungan berupa bantuan dana pendaftaran sekolah dan biaya operasional pendidikan selama satu tahun untuk periode tahun pembelajaran 2024-2025 senilai lebih dari Rp25 juta.


Chief Marketing & Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres
Wiwin Dewi Herawati mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung masa depan pendidikan anak.

Sebelumnya, SiCepat Ekspres telah memberikan dukungan serupa kepada kedua anak almarhum Markis Kido yang duduk di bangku TK dan SD di tahun 2021 lalu, di mana lebih dari Rp150 juta telah disalurkan untuk membantu biaya operasional pendidikan.

"Beasiswa pendidikan ini kami salurkan dengan harapan untuk membantu anak almarhum agar dapat melanjutkan pendidikan dan mencetak masa depan yang gemilang," kata Wiwin melalui siaran persnya, Kamis (16/11).

Bantuan dana beasiswa pendidikan diterima langsung oleh istri almarhum Markis Kido, Richa Sari di kediamannya di kawasan Jakarta Barat.

"Kami berharap anak-anak kami dapat tumbuh dan berkembang menjadi insan yang bermanfaat tidak hanya bagi keluarga saja, melainkan bagi masyarakat sekitar melalui karya dan kontribusinya di masa depan," kata Richa.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya