Berita

Militer Myanmar/Net

Global

Junta Myanmar Minta Semua PNS Bersiap Hadapi Pemberontakan

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 16:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta militer Myanmar telah memerintahkan semua pegawai negeri sipil (PNS) dan mereka yang memiliki pengalaman militer untuk bersiap menghadapi keadaan darurat.

Sekretaris dewan administratif di ibukota Naypyitaw, Tin Maung Swe mengatakan pihaknya telah memerintahkan semua PNS dan mantan personel militer untuk membentuk unit khusus.

“Jika perlu, unit semacam itu mungkin diperlukan untuk keluar dan bertugas dalam bencana alam, dan keamanan,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Meski situasi di ibukota dalam keadaan tenang, Tin Maung Swe mengatakan pengerahan tersebut dilakukan sebagai persiapan dalam keadaan darurat.

“Ini adalah rencana untuk membantu jika terjadi keadaan darurat,” imbuhnya.

Sementara itu, pada Rabu malam (15/11), jurubicara junta Zaw Min Tun mengatakan militer menghadapi serangan hebat dari sejumlah besar tentara pemberontak bersenjata di Negara Bagian Shan di timur laut, Negara Bagian Kayah di timur, dan Negara Bagian Rakhine di barat.

“Kami segera mengambil tindakan untuk melindungi diri dari serangan bom drone secara efektif,” ujarnya.

Pemberontakan kerap terjadi di Myanmar, namun meningkat setelah militer melakukan kudeta pada tahun 2021.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya