Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Siap-siap, Kementerian ESDM telah Kantongi 333 Ribu Nama Calon Penerima Rice Cooker Gratis

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dikabarkan telah mengantongi 330 ribu nama calon penerima rice cooker gratis.

Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, Jisman Parada Hutajulu, data tersebut dikumpulkan dari target 500 ribu calon penerima, yang akan mulai mendapatkan rice cooker gratis pada Desember 2023.

"(Target realisasi) Desember (2023). Dari 500 ribu (calon penerima) sudah masuk data sekitar 300 ribu lebih, 333 ribu per 14 November. Ini lagi divalidasi dan diverifikasi di lapangan supaya nanti by name by address sudah ada, langsung bisa dikirimkan ke masyarakat," katanya, seperti dikutip Kamis (16/11).


Meski telah mengantongi penerima bantuan tersebut, namun, Kementerian ESDM dikabarkan belum menetapkan perusahaan penyedia rice cooker yang menang dalam tender itu.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) Daniel Suhardiman membocorkan setidaknya ada empat perusahaan yang akan ikut tender pengadaan rice cooker tersebut.

"Belum terkonfirmasi semuanya, sepertinya Sanken, Maspion, Cosmos, dan Polytron akan ikut. Untuk merek-merek lain masih belum ada info yang saya terima," ungkap Daniel.

Nantinya, setelah perusahaan penyedia rice cooker gratis sudah ditetapkan, maka pemerintah akan langsung melakukan pengadaan, dan pendistribusian kepada ratusan ribu penerima bantuan itu, sebagai langkah untuk mengurangi pemakaian gas LPG.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya