Berita

Pertemuan bilateral antara Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan Minister of Commerce and Industry, Consumer Affairs India, Piyush Goyal/Istimewa

Politik

Pertemuan Menko Airlangga dan Menteri Piyush Goyal Buka Peluang Baru dalam Upaya Peningkatan Keseimbangan Perdagangan RI-India

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri IPEF di San Francisco, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengadakan pertemuan dengan Minister of Commerce and Industry, Consumer Affairs India, Piyush Goyal, pada Selasa kemarin (14/11).

Pertemuan berlangsung produktif untuk membicarakan eksplorasi peluang-peluang kerja sama di berbagai bidang seperti pertanian dan peternakan, ketahanan pangan, industri otomotif, energi terbarukan, serta industri pertambangan sebagai upaya untuk menyeimbangkan perdagangan kedua negara.

Mengawali pertemuan, Menteri Piyush menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia dalam menyukseskan Presidensi G20 India pada September 2023. India juga mengapresiasi dukungan Indonesia untuk tercapainya penyelesaian perundingan Pilar II, III, dan IV IPEF.


“Kami sangat menantikan efek positif IPEF terhadap perdagangan dan investasi khususnya dengan Indonesia,” ujar Menteri Piyush mengawali pertemuan bilateral.

Merespons Menteri Piyush, Menko Airlangga berharap hubungan antara Indonesia dengan India semakin erat. Serta menyatakan bahwa India merupakan mitra dagang Indonesia yang dapat diandalkan, khususnya di era pandemi Covid-19.

"Kami sangat menghargai hubungan bilateral yang baik ini. Terkait G20, Indonesia tertarik untuk menjadi bagian dari Aliansi Biofuel Global yang diluncurkan pada G20 India, mengingat Indonesia adalah salah satu penghasil biofuel terbesar di dunia,” ujar Menko Airlangga, yang disambut dengan antusiasme oleh Menteri Piyush.

Lebih lanjut, Menteri Piyush menyampaikan kesediaan India untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor energi bersih, mempertimbangkan besarnya potensi energi baru dan terbarukan di Indonesia dan adanya program Carbon Capture Storage (CCS). Menteri Piyush juga menyoroti pentingnya kesimbangan dalam perdagangan.

“Kami mengharapkan pasar Indonesia dapat lebih kompetitif dan memberikan kesempatan bagi produk India yang berkualitas di Indonesia,” ungkap Piyush.

Secara spesifik Piyush mengharapkan produk otomotif dan farmasinya dapat diterima di Indonesia, serta mengharapkan Indonesia dapat meminimalkan hambatan nontarif bagi produk India di pasar Indonesia.

India juga mengharapkan adanya kesempatan berinvestasi lebih luas untuk proyek pembangunan bandara, farmasi, dan rumah sakit.

Menteri Piyus pun mendorong kerja sama investasi konkret di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) antara salah satu group perusahaan pengelola Rumah Sakit Indonesia dengan Apollo Hospital Group dari India.

Tak hanya itu, kedua Menteri juga membahas penguatan perdagangan untuk komoditas pertanian dan peternakan seperti keberlanjutan akses pasar minyak kelapa sawit Indonesia di India, dan komoditas beras dan daging.

“India tetap menjadi pertimbangan utama untuk menjadi pemasok beberapa komoditas penting di Indonesia,” kata Menko Airlangga.

Kedua Menteri juga membahas kerja sama pupuk urea untuk menjaga ketahanan pangan kedua negara.

Di sesi penutup, Piyush mengajak Indonesia untuk mengadakan kerja sama sertifikasi halal dengan India untuk memberikan peluang bagi peningkatan perdagangan produk halal antarkedua negara melalui kerja sama Mutual Recognition Agreement (MRA).

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya