Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Terus Bantai Gaza, Israel Bisa Jadi Negara Teror

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 18:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel sebagai negara teror karena telah melakukan kejahatan perang dan melanggar hukum internasional di Gaza.

Sebaliknya, Erdogan menyebut kelompok pejuang Palestina, Hamas, bukan organisasi teroris seperti yang disebut negara-negara Barat.

Hal itu dikatakan oleh Erdogan ketika berbicara di parlemen pada Rabu (15/11), seperti dikutip Al Arabiya.


"Jika terus melakukan pembantaian, Israel akan dikecam sebagai negara teror di seluruh dunia," kata Erdogan.

Erdogan juga meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap fakta apakah Israel memiliki bom nuklir atau tidak.

Sejak perang meletus pada 7 Oktober 2023, sebanyak 11 ribu warga Palestina meninggal dunia di Gaza. Sementara 1.200 meninggal di Israel.

Dalam serangan terbarunya, Israel mengepung Rumah Sakit Al Shifa di Gaza, dengan mengklaim pejuang Hamas menggunakan terowongan bawah tanah rumah sakit tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya