Berita

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily/Ist

Politik

Komisi VIII DPR Bakal Bentuk Panja Rasionalisasi Biaya Haji 2024

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 18:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi VIII rapat kerja bersama dengan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) membahas biaya haji tahun 1445/2024 M.

Kemenag mengusulkan, total besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2024 sebesar Rp105.095.032.

Untuk merasionalisasi biaya haji, Komisi VIII DPR RI akan membahasnya lebih dalam dengan membentuk panitia kerja (Panja) terkait peningkatan dan kebijakan pelayanan haji.


"Komisi VIII DPR RI akan membahas usulan tersebut dengan dibentuk Panitia Kerja yang bertugas membahas secara mendalam komponen-komponen BPIH yang mengalami peningkatan atau kebijakan pelayanan yang memerlukan peningkatan," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya, Rabu (15/11).

Diketahui, biaya haji pada tahun sebelumnya yaitu di tahun 1444 H/2023 M jemaah membayar biaya sebesar Rp49.812.700.26,- dari total biaya Rp90.050.637.

Ace menerangkan, beberapa komponen biaya haji yang penting untuk dibahas secara mendalam adalah komponen biaya penerbangan, biaya akomodasi, biaya konsumsi, biaya transportasi, biaya penyelenggaraan ibadah haji di dalam negeri, safeguarding. Besaran living cost bagi jamaah, dan komponen BPIH lainnya.

"Komisi VIII DPR RI terus berupaya untuk melakukan rasionalisasi dan efisiensi biaya penyelenggaraan ibadah haji dengan berpihak pada kepentingan jamaah dan di saat yang sama, merumuskan kebijakan untuk meningkatkan pelayanan pembinaan, dan perlindungan bagi jemaah dengan berkaca pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya," jelasnya.

Ace menuturkan Komisi VIII DPR RI akan mengundang berbagai pemangku kepentingan perhajian di Indonesia untuk mendengarkan masukan dan aspirasi terkait usulan BPIH yang diusulkan pemerintah.

"Selain itu, mendorong pemerintah untuk memastikan agar tambahan kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi segera masuk ke dalam sistem e-hajj agar perhitungan BPIH dapat lebih akurat dan untuk mengatasi panjangnya antrian jamaah tunggu di Indonesia," pungkas Ace.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya