Berita

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Bagus Hendraning Kobarsyih di acara Talkshow Millenial Peacemaker Forum di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu, 15 November 2023/RMOL

Dunia

Hamas Harus Dilibatkan dalam Perundingan Damai Palestina

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 16:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keterlibatan Hamas dalam perundingan internasional tentang perdamaian Palestina sangat penting dilakukan.

Begitu yang disampaikan Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Bagus Hendraning Kobarsyih di acara Talkshow Millenial Peacemaker Forum di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu (15/11).

Dalam tesis yang ditulisnya pada tahun 1998, Bagus telah menyampaikan seruan tentang pentingnya melibatkan Hamas dalam setiap proses negosiasi damai.


Pasalnya, menurut Bagus, sejak Perjanjian Oslo hingga Perjanjian Wye River tahun 1988 tidak mampu memberikan dampak yang besar terhadap kondisi Palestina.

"Pentingnya Hamas itu dilibatkan bukan untuk menjadi suatu saingan, tetapi menjadi elemen dalam perundingan perdamaian," jelasnya.

Terlebih lagi, kata Bagus, saat ini tampaknya perpecahan antara Hamas dan Fatah tidak begitu terlihat, terutama setelah perang meletus bulan lalu. Harusnya wacana keterlibatan tersebut bisa dilakukan.

"Nah sekarang itu sudah terlihat tidak ada lagi perpecahan Hamas dan Fatah, sehingga penting melibatkan mereka dalam perundingan," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa apa yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober lalu, merupakan bagian dari upaya perjuangan kemerdekaan. Mereka bukan teroris, seperti yang digambarkan Israel dan media Barat.

"Hamas adalah freedom fighter, seperti para pejuang kemerdekaan Indonesia. Mereka berjuang untuk kemerdekaan tanah mereka," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya