Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Ist

Politik

Senator Fahira: Debat Capres-Cawapres 2024 Mencerahkan akan Dongkrak Partisipasi Pemilih

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 13:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah penetapan dan pengundian nomor urut capres-cawapres, tahapan penting Pilpres selanjutnya adalah kampanye yang salah satu agenda utamanya adalah debat gagasan yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Anggota DPD RI Fahira Idris, belajar dari gelaran debat capres-cawapres Pilpres sebelumnya, masih banyak hal yang harus dibenahi.

Senator Jakarta itu pun menyarankan debat Pilpres 2024 harus memenuhi setidaknya tiga unsur yaitu format, ketepatan tema/isu dan interaksi.


“Jika KPU mampu memformulasikan debat capres-cawapres Pilpres 2024 yang menarik dan mencerahkan, maka akan mendongkrak tingkat partisipasi pemilih," kata Fahira lewat keterangan resminya, Rabu (15/11).

Idealnya, selain debat yang membahas isu-isu umum, penting juga KPU menggelar debat panel di mana calon presiden disediakan forum untuk berdebat tentang sebuah isu khusus yang juga menghadirkan para pakar sebagai panelis.

Jika melihat debat-debat pilpres sebelumnya, pertanyaan yang diajukan melalui moderator acap kali tidak tajam dan mendalam. Padahal, isu-isu kekinian seharusnya menjadi tema tunggal. Sehingga publik benar-benar mendapatkan jawaban konkret dari para capres.

“Debat Pilpres 2024 harus melibatkan interaksi pemilih secara langsung. Dalam setiap debat harus ada sesi di mana pemilih dapat mengajukan pertanyaan langsung melalui berbagai saluran misalnya aplikasi pesan/percakapan/video, media sosial, atau surat elektronik, termasuk pertanyaan dari pemilih yang hadir langsung di lokasi debat,” tandasnya.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya