Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11)/Net

Presisi

Bertambah 782 Orang, Total Personel Gabungan Pengamanan KPU Jadi 2.100 Personel

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 18:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 2.100 personel gabungan dikerahkan di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa malam (14/11).

Mereka diturunkan untuk menjaga acara pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024.

Jumlah personel ini bertambah 782 orang dari sebelumnya hanya 1.318 personel. Mereka berasal dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta.


"Demi kelancaran dan keamanan acara ini, Polri menerjunkan 2100 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan.

Fokus pengamanan bukan hanya di sekitar kantor KPU, tapi juga di akses jalan menuju kantor KPU. Mulai dari Bundaran HI, area gedung KPU RI, Taman Suropati, dan Megaria.

Sterilisasi lalu lintas depan gedung KPU telah dimulai sejak pukul 13.00. Lalu lintas hanya dikecualikan kepada orang-orang tertentu yang mendapat izin.

“Untuk ruas jalan di depan gedung KPU yang bisa dilintasi adalah yang ruas kedua di seberang gedung KPU," tambahnya.

Pada acara nanti malam, pihak KPU memperbolehkan setiap pasangan capres dan cawapres membawa pendukung dan simpatisan dalam jumlah terbatas. Ada kartu identitas khusus yang diberikan pihak pengamanan internal KPU kepada pendukung dan simpatisan.

"Kami berharap semua massa pendukung dan simpatisan mengedepankan sifat kedewasaan dalam berpolitik dan berdemokrasi. Semoga acara nanti malam berjalan dengan aman dan tertib seperti dambaan kita semua," ucap Susatyo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya