Berita

Presiden RI Joko Widodo dan Presiden AS Joe Biden melakukan pertemuan bilateral di Gedung Putih, Washington DC pada Senin, 13 November 2023/Net

Dunia

Jokowi-Biden Sepakati Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-AS

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 07:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan Amerika Serikat (AS) meningkatkan hubungan ke level Kemitraan Strategis Komprehensif, yang dapat mempererat kerjasama di berbagai bidang.

Kemitraan Strategis Komprehensif ini dibahas selama kunjungan Presiden RI Joko Widodo yang disambut Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih, Washington DC pada Senin (13/11) waktu setempat.

"Hari ini kita berbicara tentang membawa hubungan kita ke tingkat kerjasama setinggi mungkin: Kemitraan Strategis Komprehensif. Hal ini menandai era baru antara hubungan AS dan Indonesia secara keseluruhan," kata Biden, seperti dikutip dari laman resmi Gedung Putih, Selasa (14/11).


Biden menyebut Kemitraan Strategis Komprehensif antara AS dan Indonesia bisa meningkatkan kerjasama segala bidang, khususnya keamanan maritim, pembangunan rantai pasok yang aman, hingga upaya memerangi krisis iklim.

Jokowi kemudian menyambut kesepakatan tersebut, dengan menyebut AS sebagai salah satu mitra terpenting bagi Indonesia.

"Kami sepakat untuk meningkatkan kemitraan kami menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif. Namun yang terpenting, kita harus memberikan makna yang nyata terhadapnya," ujar Jokowi.

Ia menuturkan, bagi Indonesia, kerja sama ekonomi adalah prioritas, termasuk dalam masalah rantai pasok.

Pembahasan gagasan mengenai Kemitraan Strategis Komprehensif antara Indonesia dan AS juga menjadi agenda selama kunjungan Wakil Presiden AS Kamala Harris ke Indonesia di sela-sela KTT ke-34 ASEAN pada September.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya