Berita

Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menjalani fit and proper test calon Panglima TNI oleh Komisi I DPR RI/RMOL

Pertahanan

Atasi Konflik di Papua, Agus Subiyanto Gunakan Pendekatan Smart Power

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pendekatan smart power akan dilakukan untuk mengatasi konflik yang terjadi di wilayah Papua.

Hal itu diungkapkan Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menjalani fit and proper test calon Panglima TNI oleh Komisi I DPR RI, di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (13/11).

"Untuk mengatasi konflik vertikal seperti masalah di Papua. Pendekatan smart power," ujar Agus.


Agus mengurai bahwa smart power merupakan kombinasi antara pendekatan hard power, soft power dan diplomasi militer.

"Hard power melalui siaga tempur untuk menghadapi kombatan dalam penegakan hukum, soft power dengan mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan di Papua," urainya.

Pendekatan soft power tersebut dilakukan secara bersama-sama bersinergi antara TNI dengan semua kementerian lembaga serta stakeholder terkait.

Adapun, diplomasi militer dilakukan dengan menginisiasi kegiatan latihan bersama, dan terkoordinasi, atau pertukaran personel TNI dengan negara-negara di kawasan.

"Diplomasi militer ini bertujuan untuk membangun hubungan interpersonal antarprajurit serta menciptakan persamaan pandangan tentang pendekatan dalam menyelesaikan masalah di Papua," demikian Agus.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya