Berita

Tim Scott/Net

Dunia

Tim Scott Mengundurkan Diri dari Pilpres Partai Republik AS

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 15:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Secara mengejutkan, salah satu kandidat dalam pemilihan Presiden dari Partai Republik Amerika Serikat dilaporkan telah mengundurkan diri.

Dia adalah Tim Scott, seorang Senator AS yang akhirnya mengumumkan penarikan dirinya dari pemilihan karena perolehan suara yang sangat minim.

Dalam sebuah video yang dirilis Fox News pada Minggu (12/11), Tim mengundurkan diri karena rata-rata jajak pendapat menunjukkan dirinya memperoleh suara paling rendah.


"Saya mundur dari kampanye saya. Saya pikir para pemilih merupakan orang-orang paling luar biasa di muka bumi. Mereka dengan sangat jelas mengatakan kepada saya: 'jangan sekarang, Tim,'" kata Tim, seperti dimuat AFP.

Setelah pengunduran dirinya, Tim mengaku tidak berminat menjadi calon Wakil Presiden, tidak juga berminat untuk mendukung salah satu paslon.

"Menjadi wakil presiden tidak pernah ada dalam daftar tugas saya. Saya akan merekomendasikan agar para pemilih mempelajari masing-masing kandidat," kata Tim.

Anggota parlemen Carolina Selatan itu merupakan calon presiden pertama dari Partai Republik yang berkulit hitam.

Dia mulai mencalonkan diri sejak Mei lalu setelah menghabiskan berbulan-bulan mengunjungi negara-negara bagian yang dianggap penting untuk mendapatkan momentum awal dalam persaingan tersebut.

Menurut hasil survei dari RealClearPolitics, Tim berada di posisi keenam di antara kandidat utama Partai Republik. Pria berusia 58 tahun itu hanya memperoleh 2,5 persen suara dari keseluruhan.

Selama kampanye, dia sering menggarisbawahi iman kristennya dan nilai-nilai konservatif yang dipelajari saat tumbuh di sebuah keluarga miskin dengan orang tua tunggal.

Tim menjadi salah satu dari lima anggota Partai Republik yang tampil dalam debat ketiga Partai Republik yang disiarkan di televisi pekan lalu.

Sementara yang absen dalam debat tersebut, yakni Donald Trump masih memimpin perolehan suara hingga 58,5 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya