Berita

Direktur Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) M. Saleh saat di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/11)/ RMOL

Hukum

Bukti Kurang Lengkap, Bareskrim Tak Terima Laporan LPI terkait Adian dan Hasto

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 14:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Organisasi Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) batal melaporkan  politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Senin (13/11).

Pasalnya, Bareskrim belum bisa menerima LPI lantaran bukti-bukti yang dibawa kurang lengkap.

"Saat ini kita juga sedang melengkapi berkas dan diminta untuk 2-3 hari untuk kembali ke sini," kata Direktur LPI, M Saleh kepada wartawan.


Awalnya Saleh mengaku akan melaporkan dua kader PDIP itu terkait dugaan pencemaran nama baik dan unsur penghasutan.

Menurut Saleh, dugaan tindak pidana tersebut terjadi dalam beberapa tayangan video.

Salah satunya, kata Saleh, Adian mengatakan bahwa PDI Perjuangan diduga telah mengabulkan permintaan Presiden Joko Widodo saat meminta menjadi kepala daerah hingga presiden.

Sedangkan Hasto, menurut Saleh, menyebut ada dugaan intervensi dari Istana terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perkara Nomor 90 Tahun 2023 terkait batas syarat usia calon presiden-calon wakil presiden.

"Video (Adian) menyebutkan ada yang minta rekomendasi menjadi gubernur kami terima, kami berikan, ada yang minta rekomendasi menjadi presiden, kami berikan, rekomendasi anaknya jadi walikota kami berikan," kata Saleh.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya